Pendataan
dan Validasi Realisasi Kartu Jakarta Pintar
di
Sekolah Dasar Negeri 02 Petang Srengseng – Jakarta Barat
dalam
Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama
Teach For Indonesia
Kelas : LC53
Dosen : Bpk. Dalmeri
Waktu :
Senin, 19 Oktober 2015
Pukul : 10.00 - 14.00
Lokasi : SDN Srengseng 02 Petang, Srengseng,
Kembangan - Jakarta Barat
Tim yang hadir:
Ketua : Nira Vania
Utami - 1701363950
Anggota :
1. Holy
Nibenia Gea - 1701372356
2. Indah
Rachmania - 1701363414
3. Intan
Kartika Dewi - 1701334452
4. Jeane
Antonie Bagus - 1701303680
5. Justika
Ardianti - 1701342561
6. Risma
Zahrina - 1701339762
7. Akhmad
Muhadi MT - 1701339844
8. M. Nugradi Ramadhan - 1701296750
Berikut foto kami setelah pelaksanaan kegiatan:
;
foto dari kiri ke kanan: Risma, Indah, Intan, Nira, Holy, Jeane dan Akhmad Muhadi.
M. Nugradi tidak ikut foto karena sudah pulang terlebih dahulu.
identitas foto menerangkan SDN Srengseng 01 Pagi, karena sebenarnya SDN Srengseng 02 Petang telah di group atau gabung bersama SDN Srengseng 01 Pagi.
I
BAGIAN
ISI
A. Teori Mata Kuliah Character
Building
Mata
kuliah character building di semester 5 ini membahas tentang “Professional
Development” yang dimana kami akan mendapat pengajaran bagaimana cara untuk
mengembangkan sikap professional kami sebagai mahasiswa di suatu organisasi
atau lingkungan luar seperti dunia kampus, dunia kerja, dunia lingkungan sosial
atau kemasyarakatan, dan sebagainya. Pada awal pengajaran mata kuliah ini kami
mendapat pembahasan materi mengenai teori etika, etika professional, bagaimana
membuat keputusan yang etis, dan aspek etika dalam penggunaan teknologi
informasi.
Seperti diketahui, Etika
adalah suatu sikap dan perilaku yang menunjukkan kesediaan dan kesanggupan
seseorang secara sadar untuk mentatati ketentuan dan norma kehidupan yang
berlaku dalam suatu kelompok masyarakat atau suatu organisasi. Maka
disinilah kami belajar untuk mengembangkan rasa professional kami di suatu
instansi pendidikan yaitu dengan memikirkan bagaimana cara izin untuk melakukan
kegiatan di sekolah tersebut dengan baik, lalu bagaimana berpakaian dengan
rapih lalu memakai jaket almamater kampus agar lebih terlihat formal saat
melakukan kegiatan, dan berusaha memiliki etika yang baik saat melakukan kegiatan
yang dimana dalam pelaksanaan kegiatan tersebut harus bersikap santun, disiplin
dan memiliki rasa tanggung jawab.
B. Persiapan Kegiatan Validasi
Kartu Jakarta Pintar (KJP)
Sebelum melakukan pendataan KJP, kami
melakukan survei ke sekolah SDN 02 Petang Srengseng, melakukan ijin untuk
melakukan pendataan, melakukan pengaturan jadwal dengan sekolah untuk
melaksanakan kegiatan. Setelah itu barulah beberapa hari kemudian tanggal 19
Oktober 2015, kami mendatangi sekolah untuk melakukan pendataan. Pihak sekolah
menyambut kami dengan sangat baik serta ramah dan mempermudah kami melakukan
pendataan.
Pendataan dilakukan setelah dibantu
para guru mengumpulkan murid - murid di sebuah ruang kelas, setiap anggota kami
mendata sebanyak 3 atau 4 anak tetapi kami tidak mendapatkan data sesuai dengan
kuota yang kami butuhkan yaitu minimal 30 data. Selama pendataan kami menemukan
murid - murid yang malu menjawab, banyak murid yang tidak tahu mengenai KJP
sehingga kami kesulitan mendapatkan informasi, ada juga yang ceria ramai dan
semangat menjawab pertanyaan dari kami.
Dikarenakan pada tanggal 19 Oktober
2015, kami belum mendapatkan data sesuai dengan kuota yang diwajibkan sehingga
pada tanggal 21 Oktober 2015 kami kembali lagi ke sekolah SDN 02 Petang
Srengseng untuk melakukan pendataan lagi. Sekali lagi kami disambut dengan baik
dan ramah, kami dipersilahkan masuk ke ruang Kepala Sekolah dan diberikan
minuman dingin sambil menunggu para guru mengumpulkan murid - murid yang
menerima KJP. Setelah murid - murid penerima KJP dikumpulkan di aula, kami ke
aula untuk mendata murid - murid. Pendataan hari tersebut lebih seru karena
murid - muridnya lebih bisa diajak kompromi dan membuat proses pendataan lebih
mudah dan cepat.
Setelah melakukan pendataan, kami melakukan foto
bersama dengan para guru dan menyerahkan souvenir sebagai tanda kenangan -
kenangan untuk sekolah karena sudah membantu kami dalam melakukan pendataan
siswa yang menerima KJP.
C. Bukti Pengisian Data KJP di Google
Docs
Berikut bukti foto
screenshot atas pengisian data sekolah:
Berikut bukti foto
screenshot atas pengisian data siswa yang mendapat KJP. Kami hanya menampilkan
satu siswa, akan tetapi kami sudah input ke google docs sebanyak 45 siswa
penerima KJP.
D. Pengukuran Kinerja Kelompok
Dalam pengukuran kinerja kami melakukan dua survey yaitu survey dari pihak eksternal yaitu SDN Srengseng 02 Petang dan survey dari pihak internal yaitu kelompok kami sendiri.
1. Survey Eksternal
Pada survey eksternal kami memberikan form evaluasi kegiatan kepada pihak sekolah dan meminta saran atau pesan atas kegiatan validasi KJP yang telah kami lakukan.
Berikut bukti lampirannya: (Form Evaluasi Kegiatan)
2. Survey Internal
Dalam suatu kelompok, masing-masing anggota memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Yang bisa dijadikan contoh dalam kegiatan yaitu pertama adalah Nira Vania Utami selaku ketua kelompok karena bertanggung jawab tinggi, tegas dalam membuat keputusan sehingga tugas kelompok ini bisa berjalan dan terselesaikan, disiplin waktu yang dimana ia mengatur untuk pergi ke Cilincing jam 5 pagi agar tidak telat dan santun pula dalam berkomunikasi dengan pihak sekolah. Yang kedua yaitu Indah Rachmania dimana ia yang bisa disebut juga sebagai wakil ketua kelompok karena ia juga memiliki tanggung jawab tinggi, disiplin terhadap tugas dan juga memiliki ide-ide dalam membuat laporan kegiatan ini. Dan untuk anggota lain yaitu Holy Nibenia, Intan Kartika, Jeane Antonie, Risma Zahrina dan Akhmad Muhadi juga baik kinerjanya karena masih bisa berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan dan bertanggung jawab atas tugasnya. untuk M.Nugradi Ramadhan ia masih butuh perlu semangat karena dalam melaksanakan kegiatan ia terlihat sangat buru-buru atau sibuk dengan urusan lain dan tidak fokus dalam menjalani tugasnya.
II
BAGIAN PENUTUP
A.
Kesimpulan
Hasil Pengecekan KJP
Hasil pengecekan KJP di
SDN Srengseng 02 Petang telah sesuai dari data yang diberi pihak TFI yaitu ada 99
anak, lalu dari 99 anak tersebut kami mendapat data atau bisa mewawancarai
sekitar 40an anak yang dimana itu melebihi target minimal yang diberi TFI yaitu
30 anak. Berdasarkan hasil wawancara kepada siswa-siswi tersebut mereka sangat
berusaha untuk bersikap jujur dan berkata apa adanya dalam menjawab pertanyaan
kami. Namun karena mereka masih Sekolah Dasar jadi masih terlihat sangat polos
dan kami susah mendapatkan jawaban yang tepat dan seringnya mereka menjawab
lupa atas pertanyaan yang kami ajukan. Lalu sekolah memang sudah tepat dalam
menentukan siswa penerima KJP. Akan tetapi
pihak sekolah sepertinya baru hanya sebagian survey langsung ke beberapa siswa. Dan pihak
sekolah juga belum melakukan arsip atas struk pembelanjaaan atas transaksi KJP.
Kesimpulan
kegiatan yang telah kami dapatkan di SDN Srengseng 02 Petang adalah kami
mendapatkan perlakuan yang sangat baik dari pihak sekolah. Mulai dari awal kami
tiba sampai selesai. Dari guru-guru sampai kepala sekolah menyambut dengan
sangat baik, sehingga tugas kami untuk melakukan pendataan KJP terhadap siswa
lebih mudah.
Berikut ini adalah hasil foto validasi pendidikan:
Dapat disimpulkan berdasarkan
kegiatan yang kami lakukan adalah mewawancarai siswa – siswi yang mendapat
Kartu Jakarta Pintar (KJP). Kegiatan ini meningkatkan kepercayaan dan tingkat sosialisasi
siswa – siswi yang masih sekolah. Mengajarkan mereka untuk jujur dan bersikap wajar
sesuai dengan umur mereka. Melalui kegiatan ini, kami juga belajar untuk bersosialisasi
dengan para guru dan siswa – siswi. Dan oleh sebab itu kami telah mencapai
tujuan dalam kegiatan ini yaitu:
a. Paham tentang fasilitas Pemerintah khususnya
Pemprov DKI untuk masyarakat khususnya bidang pendidikan.
b.Dapat memastikan bahwa fasilitas pemerintah sesuai
dan diterima oleh warga yang ber Hak terhadap fasilitas tersebut.
c.Membantu pendataan secara benar dan efektif agar
penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar kepada masyarakat.
B.
Next
To Do
Berdasarkan informasi dari Bpk. Tangkas (pihak TFI) saat
meminta data SDN Srengseng 02 Petang bahwa di sekolah tersebut tidak ada data yang
8355, oleh sebab itu kami melakukan kegiatan hanya sekali disekolah tersebut
yaitu hanya melakukan validasi Kartu Jakarta Pintar. Oleh sebab itu, tidak ada
evaluasi untuk kegiatan selanjutnya.
C. Informasi
Jumlah Peserta
Hasil
yang kami dapatkan dari data TFI bahwa penerima KJP SDN Srengseng 02 petang ada
99 orang siswa lalu berdasarkan panduan yang kami dapat dari TFI apabila siswa
penerima KJP berjumlah 30-150 maka data yang dikumpulkan dari sekolah tersebut
minimal 30 buah data. Sedangkan data yang kami kumpulkan di SDN Srengseng 02 petang
tersebut sebanyak 45 buah data dan melebihi target minimal.
III
LAMPIRAN FOTO KEGIATAN
NOTE: mohon maaf atas keterlambatan laporan ini, karena pada dasarnya saat awal kegiatan kami tidak terlalu memahami dalam membaca panduan kalau laporan harus dibuat seminggu setelah kegiatan, kami harap pengertiannya. Sekian laporan blog atas kegiatan kami. Terima Kasih





















Tidak ada komentar:
Posting Komentar