Rabu, 16 Desember 2015

Laporan Validasi KJP di SDN Srengseng 02 PT


Pendataan dan Validasi Realisasi Kartu Jakarta Pintar
di Sekolah Dasar Negeri 02 Petang Srengseng – Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama
Teach For Indonesia






Kelas           : LC53
Dosen          : Bpk. Dalmeri
Waktu         : Senin, 19 Oktober 2015
Pukul           : 10.00 - 14.00
Lokasi         : SDN Srengseng 02 Petang, Srengseng, Kembangan - Jakarta Barat

Tim yang hadir:
Ketua         : Nira Vania Utami - 1701363950
Anggota     :
  1.     Holy Nibenia Gea - 1701372356
  2.     Indah Rachmania - 1701363414
  3.     Intan Kartika Dewi - 1701334452
  4.     Jeane Antonie Bagus - 1701303680
  5.     Justika Ardianti - 1701342561
  6.     Risma Zahrina - 1701339762
  7.     Akhmad Muhadi MT - 1701339844
  8.  M. Nugradi Ramadhan - 1701296750

   Berikut foto kami setelah pelaksanaan kegiatan:

;
   foto dari kiri ke kanan: Risma, Indah, Intan, Nira, Holy, Jeane dan Akhmad Muhadi.
M. Nugradi tidak ikut foto karena sudah pulang terlebih dahulu.
identitas foto menerangkan SDN Srengseng 01 Pagi, karena sebenarnya SDN Srengseng 02 Petang telah di group atau gabung bersama SDN Srengseng 01 Pagi.

I
BAGIAN ISI

        A.   Teori Mata Kuliah Character Building

          Mata kuliah character building di semester 5 ini membahas tentang “Professional Development” yang dimana kami akan mendapat pengajaran bagaimana cara untuk mengembangkan sikap professional kami sebagai mahasiswa di suatu organisasi atau lingkungan luar seperti dunia kampus, dunia kerja, dunia lingkungan sosial atau kemasyarakatan, dan sebagainya. Pada awal pengajaran mata kuliah ini kami mendapat pembahasan materi mengenai teori etika, etika professional, bagaimana membuat keputusan yang etis, dan aspek etika dalam penggunaan teknologi informasi.
Seperti diketahui, Etika adalah suatu sikap dan perilaku yang menunjukkan kesediaan dan kesanggupan seseorang secara sadar untuk mentatati ketentuan dan norma kehidupan yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat atau suatu organisasi. Maka disinilah kami belajar untuk mengembangkan rasa professional kami di suatu instansi pendidikan yaitu dengan memikirkan bagaimana cara izin untuk melakukan kegiatan di sekolah tersebut dengan baik, lalu bagaimana berpakaian dengan rapih lalu memakai jaket almamater kampus agar lebih terlihat formal saat melakukan kegiatan, dan berusaha memiliki etika yang baik saat melakukan kegiatan yang dimana dalam pelaksanaan kegiatan tersebut harus bersikap santun, disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab.

BPersiapan Kegiatan Validasi Kartu Jakarta Pintar (KJP)

Sebelum melakukan pendataan KJP, kami melakukan survei ke sekolah SDN 02 Petang Srengseng, melakukan ijin untuk melakukan pendataan, melakukan pengaturan jadwal dengan sekolah untuk melaksanakan kegiatan. Setelah itu barulah beberapa hari kemudian tanggal 19 Oktober 2015, kami mendatangi sekolah untuk melakukan pendataan. Pihak sekolah menyambut kami dengan sangat baik serta ramah dan mempermudah kami melakukan pendataan.
Pendataan dilakukan setelah dibantu para guru mengumpulkan murid - murid di sebuah ruang kelas, setiap anggota kami mendata sebanyak 3 atau 4 anak tetapi kami tidak mendapatkan data sesuai dengan kuota yang kami butuhkan yaitu minimal 30 data. Selama pendataan kami menemukan murid - murid yang malu menjawab, banyak murid yang tidak tahu mengenai KJP sehingga kami kesulitan mendapatkan informasi, ada juga yang ceria ramai dan semangat menjawab pertanyaan dari kami.
Dikarenakan pada tanggal 19 Oktober 2015, kami belum mendapatkan data sesuai dengan kuota yang diwajibkan sehingga pada tanggal 21 Oktober 2015 kami kembali lagi ke sekolah SDN 02 Petang Srengseng untuk melakukan pendataan lagi. Sekali lagi kami disambut dengan baik dan ramah, kami dipersilahkan masuk ke ruang Kepala Sekolah dan diberikan minuman dingin sambil menunggu para guru mengumpulkan murid - murid yang menerima KJP. Setelah murid - murid penerima KJP dikumpulkan di aula, kami ke aula untuk mendata murid - murid. Pendataan hari tersebut lebih seru karena murid - muridnya lebih bisa diajak kompromi dan membuat proses pendataan lebih mudah dan cepat.
Setelah melakukan pendataan, kami melakukan foto bersama dengan para guru dan menyerahkan souvenir sebagai tanda kenangan - kenangan untuk sekolah karena sudah membantu kami dalam melakukan pendataan siswa yang menerima KJP.

         C.   Bukti Pengisian Data KJP di Google Docs

Berikut bukti foto screenshot atas pengisian data sekolah:








Berikut bukti foto screenshot atas pengisian data siswa yang mendapat KJP. Kami hanya menampilkan satu siswa, akan tetapi kami sudah input ke google docs sebanyak 45 siswa penerima KJP.





   
        D.   Pengukuran Kinerja Kelompok

Dalam pengukuran kinerja kami melakukan dua survey yaitu survey dari pihak eksternal yaitu SDN Srengseng 02 Petang dan survey dari pihak internal yaitu kelompok kami sendiri.
   1.     Survey Eksternal
     Pada survey eksternal kami memberikan form evaluasi kegiatan kepada pihak sekolah dan meminta saran atau pesan atas kegiatan validasi KJP yang telah kami lakukan.
Berikut bukti lampirannya: (Form Evaluasi Kegiatan)



   2.     Survey Internal
Dalam suatu kelompok, masing-masing anggota memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Yang bisa dijadikan contoh dalam kegiatan yaitu pertama adalah Nira Vania Utami selaku ketua kelompok karena bertanggung jawab tinggi, tegas dalam membuat keputusan sehingga tugas kelompok ini bisa berjalan dan terselesaikan, disiplin waktu yang dimana ia mengatur untuk pergi ke Cilincing jam 5 pagi agar tidak telat dan santun pula dalam berkomunikasi dengan pihak sekolah. Yang kedua yaitu Indah Rachmania dimana ia yang bisa disebut juga sebagai wakil ketua kelompok karena ia juga memiliki tanggung jawab tinggi, disiplin terhadap tugas dan juga memiliki ide-ide dalam membuat laporan kegiatan ini. Dan untuk anggota lain yaitu Holy Nibenia, Intan Kartika, Jeane Antonie, Risma Zahrina dan Akhmad Muhadi juga baik kinerjanya karena masih bisa berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan dan bertanggung jawab atas tugasnya. untuk M.Nugradi Ramadhan ia masih butuh perlu semangat karena dalam melaksanakan kegiatan ia terlihat sangat buru-buru atau sibuk dengan urusan lain dan tidak fokus dalam menjalani tugasnya.

II
BAGIAN PENUTUP


A.   Kesimpulan Hasil Pengecekan KJP

Hasil pengecekan KJP di SDN Srengseng 02 Petang telah sesuai dari data yang diberi pihak TFI yaitu ada 99 anak, lalu dari 99 anak tersebut kami mendapat data atau bisa mewawancarai sekitar 40an anak yang dimana itu melebihi target minimal yang diberi TFI yaitu 30 anak. Berdasarkan hasil wawancara kepada siswa-siswi tersebut mereka sangat berusaha untuk bersikap jujur dan berkata apa adanya dalam menjawab pertanyaan kami. Namun karena mereka masih Sekolah Dasar jadi masih terlihat sangat polos dan kami susah mendapatkan jawaban yang tepat dan seringnya mereka menjawab lupa atas pertanyaan yang kami ajukan. Lalu sekolah memang sudah tepat dalam menentukan siswa penerima KJP.  Akan tetapi pihak sekolah sepertinya baru hanya sebagian survey langsung ke beberapa siswa. Dan pihak sekolah juga belum melakukan arsip atas struk pembelanjaaan atas transaksi KJP.
Kesimpulan kegiatan yang telah kami dapatkan di SDN Srengseng 02 Petang adalah kami mendapatkan perlakuan yang sangat baik dari pihak sekolah. Mulai dari awal kami tiba sampai selesai. Dari guru-guru sampai kepala sekolah menyambut dengan sangat baik, sehingga tugas kami untuk melakukan pendataan KJP terhadap siswa lebih mudah. 

Berikut ini adalah hasil foto validasi pendidikan:


Dapat disimpulkan berdasarkan kegiatan yang kami lakukan adalah mewawancarai siswa – siswi yang mendapat Kartu Jakarta Pintar (KJP). Kegiatan ini meningkatkan kepercayaan dan tingkat sosialisasi siswa – siswi yang masih sekolah. Mengajarkan mereka untuk jujur dan bersikap wajar sesuai dengan umur mereka. Melalui kegiatan ini, kami juga belajar untuk bersosialisasi dengan para guru dan siswa – siswi. Dan oleh sebab itu kami telah mencapai tujuan dalam kegiatan ini yaitu:
a. Paham tentang fasilitas Pemerintah khususnya Pemprov DKI untuk masyarakat khususnya bidang pendidikan.
b.Dapat memastikan bahwa fasilitas pemerintah sesuai dan diterima oleh warga yang ber Hak terhadap fasilitas tersebut.
c.Membantu pendataan secara benar dan efektif agar penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar kepada masyarakat.

B.   Next To Do

Berdasarkan informasi dari Bpk. Tangkas (pihak TFI) saat meminta data SDN Srengseng 02 Petang bahwa di sekolah tersebut tidak ada data yang 8355, oleh sebab itu kami melakukan kegiatan hanya sekali disekolah tersebut yaitu hanya melakukan validasi Kartu Jakarta Pintar. Oleh sebab itu, tidak ada evaluasi untuk kegiatan selanjutnya.

 C.   Informasi Jumlah Peserta

Hasil yang kami dapatkan dari data TFI bahwa penerima KJP SDN Srengseng 02 petang ada 99 orang siswa lalu berdasarkan panduan yang kami dapat dari TFI apabila siswa penerima KJP berjumlah 30-150 maka data yang dikumpulkan dari sekolah tersebut minimal 30 buah data. Sedangkan data yang kami kumpulkan di SDN Srengseng 02 petang tersebut sebanyak 45 buah data dan melebihi target minimal


III

LAMPIRAN FOTO KEGIATAN










NOTE: mohon maaf atas keterlambatan laporan ini, karena pada dasarnya saat awal kegiatan kami tidak terlalu memahami dalam membaca panduan kalau laporan harus dibuat seminggu setelah kegiatan, kami harap pengertiannya. Sekian laporan blog atas kegiatan kami. Terima Kasih











Tidak ada komentar:

Posting Komentar